MonteCarlo Featured Ads
Jumat, 22 Agustus 2014 - Pukul 10:55 WIB
MonteCarlo - Bengkel Mobil, Accessories, Variasi, Spareparts di Solo - Bengkel Mobil, Accessories, Variasi, Spareparts, Body Repair & Car Painting!

Bengkel Mobil, Accessories, Variasi, Spareparts, Body Repair & Car Painting!

4 Opsi Kenaikan Harga BBM

montecarlo - Jumat, 19 April 2013 Pukul 9:54 WIB

4 Opsi Kenaikan Harga BBM

Jakarta – Mengurangi beban subsidi BBM adalah jalan satu-satunya yang harus diambil pemerintah demi menghindarkan ancaman defisit keuangan negara (APBN) tahun 2013.

Ada 4 opsi yang bisa diambil pemerintah untuk mengatasi hal ini.

1. Opsi RON 90

Rencana adanya varian baru BBM RON 90 mencuat karena disparitas harga yang terlampau lebar membuat masyarakat masih enggan membeli BBM non subsidi.

Dikatakan Ketua Bidang Infrastruktur Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Ibrahim Hasyim jika ada RON 90 maka bisa dimungkinkan untuk mengurangi beban subsidi BBM.

“Karena RON 90 harganya lebih tinggi dari pada Premium tapi kualitasnya lebih baik dari pada premium dan yang terpenting lagi subsidinya lebih sedikit dari pada premium,” ujar Ibrahim beberapa waktu lalu.

2. Opsi Pemasangan RFID System

PT Pertamina (persero) akan melakukan pemasangan sistem Radio Frequency Identification device (RFID) jika sistem ini sudah terpasang disemua kendaraan di Indonesia maka penyaluran BBM subsidi bisa tepat sasaran dan menghindarkan dari upaya penyalahgunaan BBM subsidi.

Dengan investasi Rp 800 miliar per tahun, dengan adanya sistem ini Pemerintah bisa melakukan kebijakan pembatasan BBM subsidi.

Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (persero) Hanung Budya mengatakan jika sistem ini berjalan efektif maka negara bisa menghemat Rp 20 triliun lebih per tahun.

3. Dua Harga BBM Subsidi

Satu lagi opsi kebijakan BBM subsidi yang sedang dipertimbangkan Pemerintah, yakni adanya dua harga BBM subsidi.

Opsi ini hampir pasti dipilih Pemerintah dan direncanakan akan berlaku pada 1 Mei 2013 dan sudah dilakukan sosialisasi kepada para Gubernur di seluruh Indonesia.

Nantinya untuk Sepeda Motor dan angkutan plat kuning diperbolehkan untuk tetap membeli BBM subsidi (Premium/Solar) Rp 4.500 per liter.

Sementara untuk kendaraan pribadi atau plat hitam termasuk kendaraan komersil ber plat hitam seperti bus, truk dan lainnya hanya boleh membeli BBM subsidi Rp 6.500-Rp 7.000 per liter.

Dengan adanya kebijakan ini Menurut Wakil Menteri Keuangan Ani Rachmawati, jika diberlakukan pada Mei 2013 maka negara bisa hemat anggaran subsidi Rp 21 triliun.

Namun tentunya implementasi aturan ini tidak lah mudah, diperlukan sosialisasi kemasyarakat, pemisahan SPBU bahkan untuk tahap awal kebijakan ini rencananya setiap SPBU akan dijaga oleh personil kepolisian.

4. Harga BBM Naik Rp 1.500 per liter

Kebijakan menaikkan harga sudah banyak diteriakkan berbagai elemen masyarakat terutama para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

Hal yang sama juga diungkapkan, Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Bambang Brodjonegoro, pemerintah harus mengambil tindakan segera untuk mengurangi subsidi BBM yang sangat besar ini untuk menyalamatkan ekonomi Indonesia dari jurang defisit anggaran.

“Jika menaikkan harga hingga Rp 1.500 per liter di Mei 2013 maka negara bisa hemat Rp 35 triliun. Kenaikkan harga BBM hingga Rp 1.500 memang akan menyebabkan adanya peningkatan inflasi namun tidak besar, selain itu implementasinya mudah, dan kalau Pemerintah ingin ada kompensasi terhadap rakkyat miskin hal tersebut bisa dengan mengambil dana dari penghematan BBM subsidi,” tandas Bambang beberapa waktu lalu.

(dari detik.finance.com)

Tambahkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>